Penyebab Usus Buntu

Penyakit usus buntu merupakan pembengkakan yang cukup menyakitkan dan menimbulkan infeksi pada usus. Usus buntu merupakan sebuah organ tubuh yang memiliki jaringan-jaringan kecil yang melekat pada usus besar. Usus buntu ini terletak di bagian kanan bawah perut. Gejala umum yang sering dialami dan dirasakan oleh penderita usus buntu adalah rasa nyeri yang melilit di bagian perut atau usus. Ada pula gejala lain yang menyertai timbulnya tanda penyakit usus buntu adalah demam menggigil, rasa mual ingin muntah, tiba-tiba kehilangan nafsu makan dan rasa melilit pada bagian perut bawah.

Nyeri perut dengan rasa melilit ini dapat terjadi hampir disekitar pusar hingga bagian bawah perut terutama sebelah kanan. Sehingga rasa sakit nyeri ini sering dikira penderita sebagai sakit maag atau sakit lambung biasa. Usus buntu dapat terjadi akibat pola makan yang buruk, sering menunda lapar terlalu lama, susah buang air besar, terlalu banyak mengkonsumsi makanan yang mengandung rasa pedas, asam dan asin yang terlalu tinggi.

Penyebab penyakit usus buntu dapat pula terjadi karena adanya bakteri yang masuk ke dalam saluran cerna kemudian berkembang biak dengan membelah diri. Bakteri yang sering menyerang pencernaan manusia adalah bakteri E. Coli dan Salmonella. Penyebab usus buntu ini berupa penyakit cacing dari bakteri yang mungkin terdapat pada makanan, kebersihan diri yang kurang terjaga. Kemudian cacing masuk bersama makanan atau melalui anus/dubur.

penyebab-gejala-usus-buntu

Cacing dan bakteri yang terdapat dalam saluran cerna terutama usus memakan sari-sari makanan dan meninggalkan sisa kotoran di dalam usus. Kemudian usus mulai mengalami infeksi akibat tipisnya dinding usus, kemudian usus meradang dan kotoran di dalam ususu sulit untuk dikeluarkan. Hal ini lah yang kemudian berkembang menjadi penyebab usus buntu yang sering terjadi terutama pada orang dewasa, namun tak menutup kemungkinan jika anak kecil juga dapat berisiko pada penyakit usus buntu ini.

Sebenarnya penyakit usus buntu dapat diminimalisir dengan tetap menjaga pola makan yang baik, jangan menunda lapar terlalu lama, jika perlu Anda dapat mengemil makanan sehat sekedar untuk menganjal atau menunda rasa lapar sementara. Selain itu penting untuk memelihara kebersihan lingkungan maupun makanan yang disajikan, ada baiknya menutup sajian makanan dengan tudung saji atau dengan ditutup dengan plastik di taruh pada lemari pendingin agar makanan terhindar dari paparan penyakit yang mungkin di bawa serangga dan menempel pada makanan.

Biasakan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah makan. Perbanyak minum air putih. Ketika terjadi kontraksi atau gejala usus buntu tiba, Anda dapat mengantisipasi atau menanganinya dengan minum air putih hangat dengan sedikit diberi garam. Penyebab penyakit usus buntu juga dapat terjadi akibat keadaan perut yang sebah/kembung dan banyaknya timbunan gas didalam perut sehingga gas dalam perut sulit untuk dikeluarkan efek yang terjadi adalah sembelit atau konstipasi.


=====================================

>>> Xamthone Plus - Obat Usus Buntu Untuk Membantu Mengobati Usus Buntu Secara Herbal dan Alami Serta Menjaga Fungsi Usus Dengan Baik, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penyebab Usus Buntu and tagged , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>